Archive for May, 2009

He’s not that into you..

He’s not that into you..

Semalem baru namatin satu dvd hasil dari itc mangga dua. Yang menarik, ney film beran-benar menceritakan soal perempuan dalam hal cinta.

Bagaimana seorang gadis setiap menit melihat ke ponsel nya untuk mengecek apakah pria yang semalam berkenalan benar-benar menghubunginya.

Seorang perempuan yang telah 7 tahun tinggal bersama dengan kekasihnya tanpa kepastian untuk dinikahi.

Seorang perempuan yang jatuh cinta pada suami perempuan lain.

Seorang perempuan yang selalu bertengkar dengan suami nya karena si suami berbohong soal merokok.

Masalah-masalah yang umum terjadi pada perempuan. Yang kadangkala jawaban untuk ketidak-pastian itu yang cuma ” hei girl, he’s just not that into you!!”

Lucu untuk ditonton, padahal saya sendiri termasuk golongan itu. Jadi ingat saat orang yang saya taksir sms, saya langsung membalas tapi menghitung 10 menit untuk memencet send agar tidak terlihat terlalu bersemangat menjawab sms. hehehe

Sepertinya ney gambaran umum perempuan saat jatuh cinta. Ga perduli mau anak kecil, abg atau dewasa. Kaum adam seperti ini juga gag siy kalau jatuh cinta?

Pasar Induk Beras Lamongan

img_3189

Lamongan saat ini mengalami kemajuan dalam pembangunan dan perekonomian yang pesat. Dengan adanya lumpur Lapindo,membuat sebagian besar orang memilih alternatif berekreasi di Wisata Bahari lamongan daripada mejunu malang dan sekitarnya seperti yang terjadi sebelum bencana Lapindo.

Dalam hal pangan, lamongan mengalami surplus padi sebanyak 640.000 ton beras setiap tahunnya. Hal ini yang menjadi dasar kerjasama Pemkab Lamongan dengan PT. Jatin Grha Utama melakukan kerjasama menyediakan sarana pengumpulan hasil beras di Pasar Induk Beras lamongan.

Dengan adanya proyek ini, makan PT. JGu saat ini memiliki 2 proyek pasar yaitu Pasar Induk Beras Lamongan dan Pasar Induk Agrobis Jawa Timur.

yah semoga pembangunan ini bisa membantu petani dalam memasarkan hasil panennya dan membantu konsumen mendapatkan barang dengan harga lebih layak daripada beli di pasar modern yang semakin menjamur.

Benang Merah Belanda – Soerabaia

Belanda (bahasa Belanda: Koninkrijk der Nederlanden, secara harfiah berarti “Kerajaan Tanah-Tanah Rendah”) adalah sebuah negara di Eropa bagian barat laut. Di sebelah timur negara ini berbatasan dengan Jerman, di sebelah selatan dengan Belgia, dan di sebelah barat dengan Laut Utara. (wikipedia)

Sebagai salah satu negara yang pernah menduduki Indonesia selama 350 tahun, secara langsung dan tidak langsung ciri arsitektur Indonesia terpengaruh oleh ciri arsitektur Belanda. Arsitektur kolonial Belanda di Indonesia sampai sekarang masih banyak mendominasi pemandangan kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Semarang dan Surabaya sebagai tempat saya hidup 23 tahun ini.

Sebenarnya saya ingin berbagi cerita tentang arsitektur kolonial di Indonesia ini, sampai mulut berbusa pun saya siap. Tapi pembaca yang budiman sepertinya akan tertidur ditengah saya bercerita, karena itu cerita kali ini saya fokuskan pada kota Surabaya tercinta ini.

Sebagai kota terbesar kedua di Indonesia, kota kelahiran saya -Surabaya- berkembang pesat sekali. Namun terdapat permasalahan dan kegagalan di dalam perencanaan pembangunan kota dan arsitekturnya. Hal ini dikarenakan perencanaan yang tanpa memperhatikan perkembangan kota dan arsitektur masa lalu. Tata kota jika kita melihat dari atas, terlihat seperti benang ruwet.

Lantas apa kita harus menyalahkan masa lalu?


Yang menjadi tanggung jawab kita saat ini adalah, bagaimana memperbaiki tata kota kita, bagaimana menyelamatkan cagar budaya kita agar tidak musnah dimakan modernisasi. Mengobservasi negara yang memiliki tata kota teratur seperti Belanda, agar dapat kita jadikan panutan dalam menata kota ini.

Pada sisi arsitektur sebelum tahun 1900-an di Hindia Belanda sering disebut sebagai “Empire Style” (gaya imperial) yang dipopulerkan oleh Daendels-daendels (Daendels sebagai pimpinan Belanda jaman penjajahan dulu namanya begitu melekat di otak dari jaman sd, setiap kumpeni yang tidak saya hafal namanya akan saya sebut sebagai Daendels aja yah..hehe), pada akhir abad ke-19.

Salah satu bangunan bergaya “Empire Style” di Surabaya adalah gedung “Grahadi” yang saat ini menjadi rumah kediaman gubernur Jawa Timur. Gedung Grahadi ini terletak di Jalan Pemuda, tepatnya di sebelah sekolah saya yang penuh kenangan, yaitu SMA 6 Surabaya yang populer disebut Smunam saja.

Bagaimana kokoh dan sombongnya bangunan gedung Grahadi ini sehingga hanya seorang pemimpin yang sanggup menempati. Saya yakin 99,9% dari yang baca tidak tahu, siapakah arsitek dari Gedung Grahadi ini. Tenang, sebagai pihak yang baru tahu saya akan bagi informasi… hehe… ternyata arsiteknya adalah G.C Citroen (another deandels).

grahadi1

Ciri-ciri dari “Empire Style” ini bisa dilihat dari penggunaan banyak gevel pada bagian depannya, warna dominan putih, atap datar, penggunaan pilar-pilar pada pintu masuk atau tempat strategis lainnya serta volume bangunan yang berbentuk kubus.

Dalam sejarah perkembangan arsitektur kolonial Belanda di Indonesia, salah satu bangunan yang dirancang oleh arsitek profesional yang terkenal dengan gaya Empire Style pada sekitar tahun 1900-an adalah gedung “Nederlandsch Indische Spoorweg Mij” yang saat ini dikenal dengan sebutan Gedung Lawang Sewu.

Kemudian, bangunan yang sampai saat ini menjadi tempat favorit untuk berfoto a-la noni-noni Belanda yaitu gereja Katholik dikawasan Kepanjen.

Bangunan ini berlanggam Neo Gothic yang merupakan langgam khas arsitektur Eropa dengan ciri khas ruang membentuk busur, kolom dan kuda-kudanya menjadi satu. Atap-atapnya membentuk kubah disertai pilar-pilar tinggi. Batu bata yang menempel di tembok disusun telanjang tanpa dilapisi semen. Jika dilihat dari atas, bangunan tersebut berbentuk salib. ( nah yang melihat dari atas ini siy belum saya buktikan..hehe)

gerejakepanjen

bii

Foto Gedung BII di Jalan Veteran

jalan-simpang

Mempelajari gaya arsitektur Belanda di Indonesia tentu lebih terasa komplit bila bisa datang ke negara kincir angin tersebut. Melihat teknologi yang ada. Mengagumi bangunan-bangunan tua serta bangunan modern yang ada. Mempelajari nilai-nilai budaya yang tentu berbeda dengan budaya timur.

Ibarat seorang anak kampung yang ingin mendapatkan tiket mempelajari ruang dan waktu globalisme dunia.

Kenali sejarah kota ini dengan langsung menyeburkan diri pada sumber yang ada. Bagaimana keindahan arsitekturnya, kebebasan masyarakatnya, apakah penduduknya seramah “orang timur”, bagaimana rupa kanal-kanal yang ada hingga mendapat sebutan ” The Venice North”, bagaimana bentuk bangunan tua yang berumur 300-400 tahun disana, bagaimana ruang Musium Gogh dimana tersimpan lukisan-lukisan Van Gogh yang terkenal itu.

Ada image menarik yang sangat saya sukai, yaitu “Amsterdam in purple” .

amsterdam-new

Laat me de ruimte, tijd en uw uiterlijk, zodat ik kan laten zien hoe ik ben verlangen naar de afmetingen van uw

Sumber informasi: – ingatan jaman kuliah dolo, http:// wikipedia.com , http: google.com , http://google.com/image

Merokok atau Denda??

Ada yang menarik dari berita di VIVAnews. Dikatakan pemerintah China mewajibkan bagi pegawai pemerintah untuk membeli rokok lokal dalam jumlah tertentu. Jika tidak maka akan dikenakan denda. Hanya saja dalam berita tidak disebutkan apakah peraturan ini memandang gender atau tidak

hal ini berkaitan dengan upaya meningkatkan pendapatan daerah yang berasal dari pajak rokok. Ada pepatah mengatakan banyak jalan menuju Roma, apakah pemerintah China tidak bisa menemukan sumber pendapatan lainnya selain dari pajak rokok???

Jadi teringat berita di salah satu televisi swasta yang menayangkan anak berusia 2 tahun yang tercandu oleh rokok. Mungkin jika anak ini tinggal di China akan dianggap lumrah.. -.-”

Sepertinya quote “merokok dapat menyebabkan serangan jantung, gangguan kehamilan dan janin” tidak semenghawatirkan pemerintah dibanding berkurangnya jumlah pendapatan daerah.

Oke lah dalam jangka pendek pemaksaan ini bisa menambah pendapatan daerah, namun apa yang terjadi pada minimal 5 tahun ke depan, dapatkah pemerintah China menanggung akibat-akibat yang diterima oleh si perokok aktif dan perokok pasif?

Peraturan seperti ini juga pernah diterapkan pemerintah Jingzhou dan Huabei pada tahun 2007, namun sayang hanya bertahan selama 6 bulan saja.

Ya semoga Pancasila bisa berfungsi sesuai dengan yangsaya baca di buku bahwa dengan berpedoman pada pancasila kita dapat menyaring budaya negatif untuk masuk ke Indoneisa.

sumber: http://vivanews.com
special thanx buat mas ari wicaksana yang message in info ini buat diulas di blog..hehehe…

Seminggu setelah penggusuran stren kali Jagir

nasib

Seminggu setelah peristiwa pembongkaran bangunan pada sepanjang stren kali Jagir, masih terdapat beberapa aktivitas warga untuk mengumpulkan sisa-sisa pembongkaran rumah yang dapat digunakan.

Sesuai dengan peraturan pemerintah bahwa Garis Sempadan Sungan yang tidak boleh didirikan bangunan adalah 5 meter dari bibir sungai, hal ini yang menjadi pedoman utama pemerintah kota untuk melakukan penggusuran.

jagir2

Satu sisi kasihan melihat rakyat kecil yang tergusur dari tempat tinggal dan tempat mengais rejekinya. Disisi lain, pemerintah memang wajib mengatur tata-kota dan mengembalikan suatu daerah pada fungsi aslinya.

Yang saya sayangkan, mengapa setelah beberapa bangunan itu menjadi bangunan permanen, berdinding bata, bahkan bertingkat dua, pemerintah baru melakukan tindakan.

Bukankah lebih mudah menanggulangi saat mereka baru mendirikan bangunan?

Menurut saya di negara kita tercinta ney terlalu banyak raja-raja kecil yang meloloskan surat-surat ilegal.

jagir

Jika pendirian banguan pada area stern kali ini dianggap menyalahi, toh ternyata mereka memiliki listrik untuk rumah mereka dan rutin membayar rekening listrik serta iuran-iuran lainnya.

Kampung 1001 malam

dsc00219

Hari ini saya memperoleh pengalaman sangat berharga. Kebetulan saya berkesempatan mengikuti bakti sosial yang dilakukan oleh bu R. Ibu R berniat membagi susu formula untuk bayi dan balita penduduk bawah kolong jembatan.

Semua warga negara Indonesia berhak mendapatkan penghidupan yang layak.

Lalu dimanakah hak mereka mendapatkan penghidupan layak?

kumuh1

Tinggal dibawah jembatan tol, dipinggir sungai, dengan ruang-ruang yang terbagi atas bedak-bedak dari papan dengan tinggi ruangan kurang lebih 1,5 meter.

Permasalahan rakyat kurang mampu ini merupakan kesalahan yang multikompleks. Pemerintah dianggap bersalah karena tidak mampu memberikan penghidupan yang lebih layak. Di sisi lain mereka sendiri juga bersalah karena mendirikan bangunan diarea yang dilarang.

Yang membuat saya sedikit malu, volunteer dari kegiatan pembibingan masyarakat bawah jembatan ini adalah seorang wanita bule berkebangsaan Swiss bernama Bu Elizabeth.

Yang lebih perhatian ternyata bukan dari bangsa sendiri. Bu Elizabeth ini memperikan ketrampilan menyulam untuk ibu-ibu sekitar yang berprofesi sebagai pemulung.

sulaman

Pekerjaan menjadi prioritas utama untuk mereka. Bahkan anak-anak yang seharusnya menikmati bangkku pendidikan terpaksa menjadi pengamen dan pengemis untuk membantu menambah pemasukan keluarga.

Apakah slogan wajib belajar 9 tahun tidak berlaku bagi mereka?

Namun hal ini tidak hanya karena orangtua tidak mampu membayar biaya sekolah anaknya, tetapi terkadang kesempatan sekolah gratis pun mereka lewatkan hanya agar anaknya bisa ikut bekerja dengan mereka.

Menurut saya kesimpulan dari permasalahan mereka adalah pendidikan. Pendidikan tidak hanya berguna untuk mencari pekerjaan kelak. Yang lebih penting adalah pendidikan berguna untuk membantu kita menjalani peran kita di kehidupan ini.

anak

Believe or not, nama kampung ini kampung 1001 malam. ^^

postingan sakit hati up. im3

sebel banged ma m3 2 hari ini…

perampok..

kmrn isi pulsa 20rb habis buat eBuddy-an sejam yang dc dc…

trus pagi ini jam 4 bangun dan mendapati pulsa berkurang 25rb gara-gara yamee lum mati..

aaaaaarrrrrrrggggghhhhhh……

kenapa ini oh kenapa??

inikah balasanmu untuk keloyalitasanq  selalu menggunakanmu…

beteeeeeee……

gag tw tanggal tua apa?? (wkwkwkw tanggal 6 ini sudah tanggal tua buat saya..)

ok m3..akan saya tunjukkan siapa bos disini…siap-siap kelaparan gag aku kasih makan…

harus lapor ke indosat gag ney??

ok..

update terbaru,,ney gara-gara kmrn aktivasi pulsa internet durasi..pulsa durasi nya abis gag ganti setting..kemakan sudah pulsa reguler 100 per menit..anggap ketiduran 5 jam = 5 x 60 x 100 = 30.000 sia-sia…arrrrrrgggggg

makasih frenavit infonya…

Powered by WordPress | Designed by: Free MMORPG | Thanks to MMORPG List, VPS Hosting and Video Hosting
snowflake snowflake snowflake snowflake snowflake snowflake snowflake snowflake snowflake snowflake snowflake snowflake snowflake snowflake snowflake snowflake snowflake snowflake snowflake snowflake