Merokok atau Denda??

Ada yang menarik dari berita di VIVAnews. Dikatakan pemerintah China mewajibkan bagi pegawai pemerintah untuk membeli rokok lokal dalam jumlah tertentu. Jika tidak maka akan dikenakan denda. Hanya saja dalam berita tidak disebutkan apakah peraturan ini memandang gender atau tidak

hal ini berkaitan dengan upaya meningkatkan pendapatan daerah yang berasal dari pajak rokok. Ada pepatah mengatakan banyak jalan menuju Roma, apakah pemerintah China tidak bisa menemukan sumber pendapatan lainnya selain dari pajak rokok???

Jadi teringat berita di salah satu televisi swasta yang menayangkan anak berusia 2 tahun yang tercandu oleh rokok. Mungkin jika anak ini tinggal di China akan dianggap lumrah.. -.-”

Sepertinya quote “merokok dapat menyebabkan serangan jantung, gangguan kehamilan dan janin” tidak semenghawatirkan pemerintah dibanding berkurangnya jumlah pendapatan daerah.

Oke lah dalam jangka pendek pemaksaan ini bisa menambah pendapatan daerah, namun apa yang terjadi pada minimal 5 tahun ke depan, dapatkah pemerintah China menanggung akibat-akibat yang diterima oleh si perokok aktif dan perokok pasif?

Peraturan seperti ini juga pernah diterapkan pemerintah Jingzhou dan Huabei pada tahun 2007, namun sayang hanya bertahan selama 6 bulan saja.

Ya semoga Pancasila bisa berfungsi sesuai dengan yangsaya baca di buku bahwa dengan berpedoman pada pancasila kita dapat menyaring budaya negatif untuk masuk ke Indoneisa.

sumber: http://vivanews.com
special thanx buat mas ari wicaksana yang message in info ini buat diulas di blog..hehehe…

You can leave a response, or trackback from your own site.

18 Responses to “Merokok atau Denda??”

  1. mas stein says:

    saya perokok, tapi maksa orang beli rokok bener-bener aturan yang aneh bin nggilani. saya saja di rumah kalo mau ngerokok keluar ruangan dulu.

    mungkin ini bisa jadi treatmen mas,,kan orang gag suka dipaksa,,jadi saat dipaksa ngrokok bakal nolak,,gmn tuw mas?

  2. .
    Yang disindir ndak tau dik…

    **udah 2x nulis soal rokok…**

    iya,,dan dia tetep ngerokok,,dan aq tetep …… hehe

  3. Wah kalau di negara kita Indonesia tercinta ini tanpa dipaksa juga yang beli rokok sudah banyak sangat :lol:
    dan pendapatan pajak dari rokok di Indonesia besar sekali lho.
    Susah memang kalau sudah kecanduan.
    Salam kenal yah, blognya bagus, pasti seperti yang punya, hehe

    asal jangan patah hati klo mampir sini..

  4. Weleeeh…
    dipaksa beli rokok..
    giling..
    udh kebanyakan penduduk kali ya hahahha
    jadi mati keracunan ato kanker gpp ;)

    aah hiyaaa…saya juga baru kepikiran,,jangan-jangan ney salah satu cara menuju roma buat ngurangin kepadatang penduduk.. @.@

  5. saya sukanya merokok..

    hehehe..seneng deh mbak Rani sering mampir sini..saya dong mbak diajak jadi caddy… -.-”

  6. Arif Giyanto says:

    Apa pun, kalo senggol Pancasila, aku setuju….

    Pancasilaaa….satu…..

  7. humaini says:

    salam kenal……

    salam kenal juga..kenalin saya risdania..sering-sering mampir sinih yah…

  8. Ade says:

    Klo dah soal rokok, seperti makan buah simalakama..
    tapi klo soal memaksa untuk membeli roko, aneh sekali.. dah melanggar ham tuh :-P

    Bener gag sih mbak kaya gini ini..masa pemerintah yang notabene isinya orang-orang pinter yang beruhasa memajukan masyarakatnya

  9. raga says:

    merokok atawa denda??
    pasti jawabannya 2
    nikmatin rokok atau ikhlas di denda..
    *kalau mba pilih mana??

    keduanya sama-sama ngeluarin duit mas..mending buat nyalon aja..boleh ga..hehe

  10. wew….. keknya china menerapkan itu juga buat salah satu mengurangi jumlah penduduk ….. :)

    iya ney,,jangan2 ada maksud terselubung..

  11. langitbiru says:

    wahhh… kebijakan yang unik or aneh
    dunia semakin menua semakin gila

    *salam kenal

    pokoknya yang gag edan gag keduman lah…

  12. gajah_pesing says:

    tetep merokok saia dalam batas tertentu

    batasnya makin lama diperkecil dong..hehe

  13. Arie Wicaksono says:

    .. Mbak Risdania, ralat.. namaku arie wicaksono (jowo), bukan ari wicaksana (sunda).. walopun emang blasteran jawa tengah sama sunda… hehehehe….. :p
    tp beritanya gendheng beneran kan… konspirasi pembunuhan massal terselubung…

    wakaka..ok ok..segera diralat..makasih mas info-info nya..

  14. humaini says:

    ya benar sekali…
    semuanya di awali dengan ikhlas….

    ^__^

  15. Cathey says:

    Pemerintah Cina bener2 menghalalkan segala cara ya..parah parah.. :/

    apa ya yang mereka pikirin waktu meresmikan ney peraturan?

  16. Wongbagoes says:

    Saiya dukung perda anti rokok saja…

    saya juga..hehe

  17. raffaell says:

    Masalahnya kalo pabrik roko ditutup, Indonesia rakyat kecilnya kerja apa….. hmmm kita sedang dalam lingkaran setan soalnya

    kaya maka buah simalakama yah

  18. Waduh, kok begitu peraturannya .. parah nih ..

Leave a Reply

Powered by WordPress | Designed by: Free MMORPG | Thanks to MMORPG List, VPS Hosting and Video Hosting
snowflake snowflake snowflake snowflake snowflake snowflake snowflake snowflake snowflake snowflake snowflake snowflake snowflake snowflake snowflake snowflake snowflake snowflake snowflake snowflake