kmrn isi pulsa 20rb habis buat eBuddy-an sejam yang dc dc…
trus pagi ini jam 4 bangun dan mendapati pulsa berkurang 25rb gara-gara yamee lum mati..
aaaaaarrrrrrrggggghhhhhh……
kenapa ini oh kenapa??
inikah balasanmu untuk keloyalitasanq selalu menggunakanmu…
beteeeeeee……
gag tw tanggal tua apa?? (wkwkwkw tanggal 6 ini sudah tanggal tua buat saya..)
ok m3..akan saya tunjukkan siapa bos disini…siap-siap kelaparan gag aku kasih makan…
harus lapor ke indosat gag ney??
ok..
update terbaru,,ney gara-gara kmrn aktivasi pulsa internet durasi..pulsa durasi nya abis gag ganti setting..kemakan sudah pulsa reguler 100 per menit..anggap ketiduran 5 jam = 5 x 60 x 100 = 30.000 sia-sia…arrrrrrgggggg
.
Kemarin saya menemani sekretaris bos untuk pergi ke pemprov. Ini bukan pertama kalinya saya menemani beliau siy. Cuma yang agak berbeda, biasanya cuma mampir ke pemprov lalu ke ruangan asisten II, sekarang pakai mampir ke ruang gubernur.
Ada yang sudah pernah masuk?
Sebagai salah satu cagar budaya daerah, bangunan ini terawat dengan baik secara eksterior maupun interior. Bangunan bergaya empire state menunjukkan secara eksterior siapa penghuni bangunan ini.
Ruangannya bagus dan nyaman. Lantai marmer tertutup oleh karpet tebal. Warna dinding coklat dengan sebagian partisi dari kayu yang diekspos. Saat itu hanya terdapat 2 staff. Kebetulan pakdhe karwo sedang keluar.
Karena baru pertamakali mampir, tentunya masih udik. Saat Bu Sekretaris ngobrol dengan staff gub, saya keliling-keliling untuk melihat. Si mas staff rupanya menyadari kalau ini kunjungan pertama saya. Jadi dia malah menawarkan untuk masuk melihat ruang kerja pakdhe (Pak Dhe nya lagi rapat diluar soalnya) . Wew..
Ruang kerjanya terdiri dari 2 ruangan. Ruangan pertama berisi sofa-sofa untuk menjamu tamu. Lalu disisi lainnya terdapat ruangan lebih kecil dengan seperangkat meja kerja.
Yang menarik, di ruangan ini terdapat foto-foto Surabaya tempo dulu. Nanti kalau punya rumah sendiri, saya ingin mencetak poto seperti ini ukuran besar untuk hiasan dinding. hehe
Bu.R yang sudah hafal dengan saya menawarkan untuk foto-foto diruangan ini. hihihi jadi malu….
Sebagai orang nomer 1 di pemerintahan daerah, memang cocok memiliki ruang kerja sekelas hotel. Saya jadi membayangkan, andai ruangan ini juga bisa dikunjungi oleh umum pada hari-hari tertentu untuk menunjukkan bagaimana siy ruangan kerja L-1 tentu akan menarik.
Courtney dan Pierce telah berpacaran selama 3 bulan dan berfikir mereka siap untuk melakukan hubungan yang lebih intim yaiut berhubungan seksual.
Whaaaaaaaaaaaat???
Oke, mungkin hal ini sudah lumrah di luar sana, tapi saya tetap terkejut mengetahui salah satu topik minggu ini di Oprah Winfrey show. Apa siy yang sudah anak 14 tahun ketahui tentang menjalin suatu hungungan?
Menurut Courtney dan Pierce, mereka sudah melewati semua taraf hubungan selain sex, karena itu mereka memutuskan untuk naik ketahap lebih tinggi dalam berhubungan.
“I love her and she’s so great, and I just want to have that experience with her,” Pierce says.
Saya semakin berasa terlahir di jaman yang salah. Kalau anak 14 tahun sekarang sudah berpikiran begini?? Bagaimana saya menghadapi anak saya kelak??
Orang tua Pierce mungkin termasuk orang tua yang sudah sangat modern. Bukan seperti ibu saya yang melarang saya berpacaran sampai lulus kuliah. Membelikan kondom mungkin menjadi satu-satunya alternatif mereka, meskipun saat akan membeli kondom ibu dari Pierce mematung selama 30 menit di depan toko.
Pilihan yang sulit.
Membelikan kondom sama saja dengan menyetujui mereka melakukan hubungan suami-istri. Tetapi dengan mengenalkan kondom, memperkecil dampak yang akan terjadi.
Sungguh berat beban orang tua.
Dimanakah nilai agama saat modernisasi semakin membuat hal-hal yang di larang menjadi lumrah??
Di kala cinta membutakan segalanya. Ingin memberi yang terbaik pada pasangan bukan hanya dapat dilakukan dengan sex. Masih banyak kegiatan ekspresi cinta yang dapat dilakukan.
Saat mendengar teman sahabat saya yang akan melakukan kiret (untuk kedua kalinya), saya hanya bisa bilang astagfirullah.
Saya masih bersyukur berada di lingkungan yang masih kolot tentang hal ini.
Ya Allah, jauhkan aku dari orang-orang sedemikian. Amin
Ya Allah, jauhkan aku dari orang-orang sedemikian. Amin
sumber berita: Oprah Winfrey Show - Kamis 16 April 2009
Selesai sudah proses pencontrengan para wakil rakyat kita. Jalanan uda bersih dari gambar-gambar poto mereka yang paling oke sampe bikin pusing ngeliat. Mulai dari ukuran 1m x 1m mpe yang guedhe nutupin bangunan dengan seenaknya.
Kalian liat kan gimana pose andalan mereka di baliho-baliho? senyum mengambang secerah matahari terbit, ibarat pahlawan baru pulang dari medan perang. Itu klo mereka menang..kalo kalah???
Ney yang jadi fenomena sekarang. Semua rumah sakit jiwa sudah menyiapkan kamar-kamar vip untuk mereka yang sudah tak kuat menahan beban kalah nyaleg.
pak..bu..uda tau resiko nyaleg to sampeyan semua??
Bangsa kita sebagai bangsa yang baru belajar demokrasi banyak femomena-fenomena baru. Dipikir nyaleg tuw asal maen keberuntungan. Ikut nyaleg tidak disertai mental yang kuat dari para pemainnya. Kok kaya maen togel aja. Cukup semaleman duduk dibawah pohon beringin trus masang angka berharap jadi milyuner.
Sudah tau prosentase menang cuma 1% masih aja nekat mengadu nasib. Mana modal yang digunakan buat kampanye itu ga sedikit. Maksa lagi! Yang pake modal harta sendiri aja stress kalau kalah, apalagi yang pakai duit hutang..fiuh..
Nah ternyata gag cuma materi aja yang jadi beban mereka yang kalah, beban mental harga diri yang ga bisa dinilai dengan materi inilah yang kadang menjadi faktor utama penyebab stress.
Bayangkan, di kandang sendiri, ga ada nyang nyontreng mereka.
Pak..Bu..rakyat kita ini memang suka ama yang namanya suap dan kawan-kawan, tapi mereka juga tau yang nyuap tuw contoh ga bagus.
Pembelajaran yang mahal sekali buat yang kalah nyaleg. Yah moga-moga buat caleg-caleg lain yang kalah tetep sabar. Bekali mental yang kuat untuk maju ke pencalegan sesi berikutnya. (Terutama bekal materi..hehe)
Mending nonton acara gosipnya Yuni Shara pacaran ma Raffi ahmad aja deh. Ga bikin miris ngeliatnya..hehe
.
fiuh,,akhirnya kembali ke kantor asal..
3 minggu kemaren ngantor di Sidoarjo bisa dianggap sekalian
refresing lah.
Di Surabaya kantor pinggir jalan ( ya eyalah masa tengah jalan),5 menit dari Surabaya Town Square (Sutos), 2 menit dari 24hour foodcourt Sinar Bintoro, 7 menit dari Tunjungan Plaza.
Tiap pulang kerja sudah banyak aktivitas hiburan yang bisa dilakukan. Di Sidoarjo, tepatnya di daerah Jemundo, lahan seluas 50 Ha, bangunan kantor kurang lebih 100 m2, sisanya rumput yang gedhenya segajah-gajah. Menjemukan??
gag banged!!
Ternyata menarik juga. Banyak aktifitas baru disini. Tiap pagi bisa beli es dawet beras ( di Surabaya susah nyari klo ga di pasar-pasar). Trus ada lontong balap yang enak banget cuma 3000 rupiah!!. Aktifitas laen yang tiba-tiba muncul, saya jadi suka buka jendela liat ilalang yang luas sambil nglamun (nglamun makan siang enaknya apa…heheh) (poto ilalang menyusul, bisnya lupa gag bawa kabel data,, kalo menyusul kenapa posting?? ya ga papa dong..hehe)
Dalam rangkan memulai pembangunan proyek inilah, saya selama 3 minggu diperbantukan disini sebagai pembantu panitia lelang jasa konstruksi dan pengadaan barang (sumpah ga sekeren istilahnya..hehehehh).
By the way buss way, ney lahan 50 hektar nantinya akan dibangun Pasar Induk Agrobis milik pemerintah propinsi Jawa Timur yang direncakan menjadi pasar terbesar di Indonesia, terbesar kedua di Asia setelah Pasar Thailand.
Dilengkapi dengan agrobisnis dan apartemen rakyat a.k.a rusunami (rumah susun hak milik). Yah semoga bisa menjadi salah satu andalan Jawa Timur yah.
Seberapa sering siy kita jenuh dengan aktivitas sehari-hari? rumah- kantor/ kampus-rumah…berulang-ulang kegiatan yang sama. Waktu hujan, menatap hamparan ilalang, melamun tentang dirinya..hhmmm...
Sesuatu yang sepele tapi bener-bener bisa bikin fresh pikiran. Sebanding dengan creambath tiap weekend untuk relaksasi pikiran. ^^